Gala Premiere Assalamualaikum Baitullah: Air Mata Berjatuhan Menjadi Saksi Kuatnya Amira, yang Terluka Namun Tetap Percaya pada Kekuatan Doa

DK86- BREAKING NEWS

Jakarta, 10 Juli 2025 – Delikkasus86.com – Malam Gala Premiere film Assalamualaikum Baitullah bukan hanya tentang merayakan sebuah karya sinema. Ia menjadi ruang perjumpaan antara luka, harapan, dan perempuan-perempuan yang sedang belajar ikhlas di tengah badai hidup.

Digelar di XXI Epicentrum Jakarta, VMS Studio mempersembahkan gala premiere film ini dalam
suasana yang hangat dan penuh makna.

Dibuka oleh penampilan menyentuh dari Fadhilah
Intan, yang membawakan lagu Jalan Cinta di red carpet, yang tiap baitnya seolah menyuarakan
isi hati banyak orang yang memeluk rasa kecewa dengan kepasrahan dan belajar ikhlas.
Sementara itu, para pemain utama hadir lengkap.

Michelle Ziudith, Arbani Yasiz, Tissa Biani,
Miqdad Adaussy, Ummi Quary, Vonny Anggraini hingga Maudy Koesnaedi ikut menyaksikan
langsung perjalanan Amira di layar lebar, seorang perempuan yang kehilangan, dikhianati, lalu
memulai ulang hidupnya lewat doa dan keberanian untuk memaafkan.

Banyak air mata jatuh malam itu. Bukan hanya dari Amira, tapi juga dari mereka yang merasa
sedang berada di titik yang sama: lelah, kecewa, dan mencari jalan pulang. Usai pemutaran,
suasana berubah menjadi ruang perenungan.

Salah satu penonton tak kuasa menahan tangis,
“aku jadi sadar bahwa ujian bisa datang kapan saja, ke siapa saja. Dan di situlah kita diuji untuk
yakin bahwa setiap doa, seberapapun sakitnya proses menunggu, akan dijawab Allah dengan
cara terbaik. Bahkan lebih baik dari yang kita bayangkan.”

Sementara seorang penonton lainnya mengungkapkan, “aku merasa seperti diingatkan bahwa meskipun secapek apapun kita, selalu ada kekuatan baru yang bisa datang lewat cerita orang
lain. Seperti film ini. Film ini rasanya seperti pelukan untuk yang sedang lelah menghadapi ujian kehidupan.”

Tentu saja respons ini sejalan dengan apa yang ingin disampaikan oleh para filmmaker di balik
layar. “Assalamualaikum Baitullah adalah obat penyemangat untuk siapa pun, terutama perempuan, yang sedang jatuh di tengah ujian.

Harapannya film ini bisa menjadi teman. Film ini tidak menggurui, hanya ingin berkata: kamu tidak sendiri,” ungkap Tony Ramesh, produser film
ini.

Sutradara Hadrah Daeng Ratu menambahkan, “Di kesunyian Amira, ada kekuatan yang diam-diam menyembuhkan.

Itulah yang ingin kami bagikan, sebuah ruang bagi perempuan untuk berhenti sejenak, dan percaya lagi.” Satu pesan yang membekas dari film ini datang dari karakter Ibu Amira, yang lembut namun meneguhkan: “Jangan berkecil hati. Tidak ada doa yang tidak diijabah.”

Kalimat itu menjadi
jangkar, penanda bahwa selalu ada jalan untuk kembali bangkit dan berharap kepada Sang
Pencipta. Michelle Ziudith sendiri mengaku, “Amira adalah perempuan yang diam-diam menyimpan
badai. Tapi justru dalam diam itulah, ia belajar percaya lagi pada cinta dan takdir yang lebih
baik.”

Film ini benar-benar menjadi ruang bagi perempuan untuk berbagi, terutama mereka yang sedang berjuang untuk bertahan di tengah badai kehidupan. Assalamualaikum Baitullah adalah adaptasi dari novel best-seller karya Asma Nadia.

Sebuah drama emosional tentang seorang perempuan yang menemukan kembali dirinya di tengah badai, dan bagaimana keikhlasan dan doa menjadi cahaya ketika segalanya terasa gelap.

Film ini akan tayang resmi di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 Juli 2025, dan kini telah membuka Advance Ticket Sales melalui Mtix dan Tix ID.

Tujuh hari menjelang tayang, Assalamualaikum Baitullah hadir sebagai teman seperjalanan,
untuk mereka yang patah, namun ingin pulih. Ikuti kabar terbaru melalui akun Instagram resmi
@film.asba dan @vmsstudioid. Dan bila ingin lebih dekat, bergabunglah dengan komunitas
WhatsApp resmi film ini untuk info-info eksklusif lainnya.
( Reporter Eko Wisanto )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *