DONGGALA – DELIKKASUS86.COM – Insiden memilukan terjadi di Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, saat jenazah seorang petugas kesehatan, Ariel Sharon, terpaksa dibawa menggunakan sepeda motor karena tidak tersedianya ambulans. Peristiwa ini langsung menggugah perhatian publik dan memicu respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Donggala.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ariel Sharon, seorang pegawai BKKBN yang meninggal dunia saat menjalankan tugas kemanusiaan di Desa Palentuma. Ketiadaan ambulans dan buruknya akses jalan yang belum beraspal serta rawan longsor, memaksa warga membawa jenazahnya ke Kota Palu dengan motor.
“Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi kita semua. Kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan mempercepat pemerataan layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil seperti Pinembani,” tegas Bupati Vera.
Sebagai langkah konkret, Bupati Donggala telah menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi fasilitas kesehatan dan sistem transportasi medis di wilayah terpencil.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga telah memerintahkan percepatan pembangunan akses jalan serta pengadaan ambulans dan kendaraan darurat yang memadai, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini terpinggirkan.
“Setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan penghormatan dan perlindungan yang layak. Tidak boleh ada lagi jenazah yang diangkut dengan motor hanya karena akses terbatas,” tambahnya.
Pemkab Donggala juga telah memberikan dukungan moril dan administratif kepada keluarga almarhum Ariel Sharon, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya di tengah keterbatasan.
Insiden ini menjadi momentum penting bagi Donggala untuk membenahi sistem pelayanan kesehatan, dan memastikan setiap warga—baik masyarakat umum maupun petugas—dapat merasakan layanan yang manusiawi, setara, dan bermartabat.















Users Today : 611
Users Yesterday : 206
Users Last 7 days : 3002
Users This Month : 7644