Aceh Singkil, Delikkasus86.com ~ Komitmen PT Socfindo Kebun Lae Butar di Aceh Singkil dalam mendukung kemajuan masyarakat sekitar kembali terbukti nyata. Perusahaan perkebunan ini secara konsisten hadir di tengah-tengah petani melalui program tanggung jawab sosialnya. Kali ini, mereka menyalurkan bantuan vital berupa alat semprot pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani mitra di area kebun.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di kantor PT Socfindo Kebun Lae Butar pada Jumat, 21 November 2025, ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan yang telah terjalin lama. Lima kelompok tani (Koptan) yang bermitra dengan Socfindo menjadi penerima manfaat, meliputi:
Dari Kelompok Tani Karya Sawita Desa Sanggaberu Silulusan
Kelompok Tani Sumber Rezeki Desa Simpang Kanan
Dari Kecamatan Gunung Meriah:
Kelompok Tani Lae Mbara 1 Desa Siatas
Kelompok Tani Lae Mbara 2 Desa Siatas
Acara penting ini dihadiri oleh jajaran pengurus perusahaan, termasuk Erik Obaza Barus, Horas BA Simamora, H. Novry Rahadian Waskito, Gomgom H. Manik, dan M. Buchari Pohan, menunjukkan keseriusan perusahaan dalam program kemitraan ini.
Erik Barus, mewakili PT Socfindo, menjelaskan bahwa perusahaan telah menjalin kerja sama dengan total 18 kelompok tani. Luas lahan kemitraan ini mencakup sekitar 859,30 hektar di Kabupaten Aceh Singkil, sebuah angka yang menunjukkan skala komitmen perusahaan.
“Kami sangat berharap, dengan bantuan alat semprot ini, para petani dapat memperoleh hasil yang lebih memuaskan dan tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan mereka yang berada di sekitar PT Socfindo Kebun Lae Butar,” ujar Erik Barus.
Lebih lanjut, Erik menegaskan bahwa pemberian bantuan ini bukan yang pertama kali. Ini adalah kali ketiga program serupa dilaksanakan, membuktikan bahwa PT Socfindo berkomitmen untuk melakukan yang terbaik bagi para petani mitra secara berkelanjutan. Bantuan ini akan terus disalurkan kepada Koptan yang telah terdaftar.
Selain fokus pada peningkatan hasil produksi, PT Socfindo juga berharap para petani dapat menggunakan alat bantuan secara efektif dan mengelola kebun kelapa sawit mereka dengan praktik yang benar. Hal ini krusial untuk memastikan peningkatan produksi yang berkelanjutan di masa mendatang, demi kesejahteraan bersama antara perusahaan dan masyarakat petani.{*}
[Khalikul Sakda]















Users Today : 661
Users Yesterday : 350
Users Last 7 days : 4433
Users This Month : 11737