
Muara Enim – Ketua Ormas Grip Jaya Cabang Kabupaten Muara Enim, Sdr. Zulpadli Azmi, S.Pd, angkat suara terkait wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian tertentu.
Menurut Zulpadli Azmi, wacana tersebut perlu dikaji secara matang dan komprehensif, serta tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa. Ia menilai, perubahan terhadap struktur kelembagaan Polri menyangkut kepentingan besar bangsa dan negara, sehingga harus melalui pertimbangan yang mendalam.
Zulpadli menegaskan bahwa posisi Polri yang saat ini berada langsung di bawah Presiden merupakan hasil dari proses reformasi yang panjang dan tidak lahir tanpa alasan maupun kajian historis.
“Penempatan Polri langsung di bawah Presiden merupakan bagian dari reformasi untuk menjaga independensi dan netralitas Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum,” ujar Zulpadli Azmi.
Ia juga mengingatkan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk dalam pengamanan stabilitas sosial dan demokrasi. Oleh karena itu, segala bentuk perubahan terhadap posisi Polri harus mempertimbangkan dampak jangka panjang, baik dari sisi hukum, politik, maupun keamanan nasional.
“Kami dari Ormas Grip Jaya berharap pemerintah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Kajian akademis, masukan publik, dan aspirasi masyarakat harus menjadi bahan pertimbangan utama,” tambahnya.
Ormas Grip Jaya Muara Enim menilai, menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri adalah hal yang sangat penting. Keputusan apa pun yang diambil nantinya harus mampu memperkuat profesionalisme Polri serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hingga saat ini, wacana penempatan Polri di bawah kementerian masih menjadi diskursus di tingkat nasional dan belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.
(27 Januari 2026)
















Users Today : 245
Users Yesterday : 350
Users Last 7 days : 4271
Users This Month : 11321