Menjaga Kerukunan Menjadi Tema Karnaval Gringsing

DK86- BREAKING NEWS

BATANG Jateng,delikkasus86.com – Puncak kemeriahan memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia desa Gringsing Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang ditutup dengan karnaval yang digelar pada Sabtu siang (29/08/2026) dengan megah dan spektakuler. Karnaval mengambil rute dari lapangan Gringsing kemudian keliling melalui jalan desa dan finish di lapangan kembali.
Hampir semua warga masyarakat ikut partisipasi baik tua, muda, remaja sampai anak-anak. Di bawah terik matahari mereka semua tampil dengan dandanan menarik dan tidak malu unjuk kebolehan sepanjang jalan yang dilalui diiringi gegap gempita suara musik. Tidak hanya masyarakat yang turut serta tapi semua sekolah dari tingkat PAUD sampai SMA dan pondok pesantren juga ikut sehingga membentuk barisan panjang ribuan orang.

Kades Gringsing, Murtadho menyatakan karnaval desa Gringsing adalah bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pahlawan. “Karnaval desa Gringsing menjadi pesta rakyat yang sesungguhnya dan tidak ada keributan meskipun melibatkan ribuan orang. Ini dikarenakan adanya komitmen bersama untuk saling menjaga”, ujar Murtadho yang duduk di tribun kehormatan bersama Camat Gringsing Ridho Budi Kurniawan, Wakapolsek Gringsing Ipda Ernawan dan Batituud Koramil 03 Gringsing Peltu Jaeni.
Hal yang sama juga dikatakan oleh ketua BPD sekaligus penasihat lomba desa, Juli Mulyani. “Di bulan Agustus ini setiap RW mengadakan acara sendiri-sendiri yang intinya mengisi peringatan Hari Kemerdekaan dengan suka cita. Ada juga lomba antar RW seperti lomba senam kreasi, lomba karaoke, lomba kebersihan lingkungan, sepak bola, volly dan lainnya. Semua berjalan tertib, lancar dan aman”, tegas Juli.

Karnaval Gringsing sudah menjadi agenda rutin dan dilaksanakan setiap tahun dengan tema berbeda-beda. Karena penampilan yang disajikan berkualitas, karnaval Gringsing berhasil menarik perhatian ribuan penonton dari luar daerah yang sudah menunggu rapi di tepi jalan beberapa jam sebelum dimulai.
Meskipun menguras tenaga dan persiapan yang cukup lama tapi masyarakat tetap menyambut dengan suka cita.
Ketua RW.03, Teguh Sarono mengaku untuk persiapan karnaval butuh waktu satu bulan lebih. “Semua dikerjakan bersama-sama. Berlatih juga bersama-sama setiap malam”, ujar Teguh. RW.03 sendiri menampilkan dua patung raksasa, tari kreasi ibu-ibu dan tarian modern oleh para remaja yang tergabung di Cobra Comunity dengan iringan sound horeg yang menggelegar.

#devitaesf

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *