Menu MBG Diduga Asal-asalan dan Kurang Dari Setandar Harga, Wali Murid Hingga Ormas Gempar Angkat Bicara,

DK86- BREAKING NEWS

Delikkasus86 com Lebak/ Menu MBG yang diduga asal-asalan dan tidak sesuai dari salah satu dapur umum yang bertempat di kampung juhut, Desa pada suka, Kecamatan maja, Kabupaten Lebak Menuai polemik dan menjadi perbincangan para orang tua wali dan anak sekolah, Ketua Ormas Gempar Kecamatan Maja, Angkat bicara, 26, 01, 2026

 

Diketahui Standar Operasional Prosedur untuk dapur MBG yang memastikan makanan bergizi tidak seimbang, Dan tidak berkualitas bagi siswa. Serta mencakup perencanaan menu MBG diantaranya nasi, setengah, ayam satu, sayuran satu lembar, tempe satu, buah anggur tiga biji, buncis, Ini Tidak sesuai makanan gizi anak. Menu makanan bergizi tidak sesuai menu yang sudah di tentukan pemerintah

Namun, Program makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Maja, Kembali menuai polemik. Sejumlah walimurid hingga berbagai Lembaga Sosial juga angkat bicara terkait menu MBG yang dinilai tidak layak konsumsi dan tidak memenuhi standar gizi,

H suryadi, Sebagai sosial kontrol dari ormas Gempar, Kecamatan maja, Mengungkapkan bahwa selama sepekan terakhir, kualitas makanan yang diterima siswa justru mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, Menu MBG yang seharusnya nilai nya Rp. 15.000 rebu Satu porsi justru saya perhatikan asal asalan dan Nilainya Kurang Dari Rp. 15.000,” Bahkan mencapai Rp 10 rebu pun belum tentu satu porsi nya, Ungkap H, suryadi

Selain itu, H, Suryadi, Juga memaparkan, bahwa sejumlah sekolah juga mengalami kondisi serupa, dan beberapa sekolah yang berada di wilayah Desa pasir kembang pada suka, Dan sekolah lain nya, SPPG di duga asal-asalan. Mulai dari nasi sayur, buah-buahan, dan lauk, dan lain  ”Bebernya.

 

Ia berharap, kepada Pemerintah Kabupaten Lebak frovinsi Banten, Untuk meningkatkan pengawasan terhadap SPPG yang ada khusus nya di Kecamatan kecamatan Maja, Dan memastikan standar gizi diterapkan diseluruh sekolah penerima program MBG.

 

“Kami hanya ingin makanan yang layak dan sesuai standar gizi, apalagi ini untuk anak-anak,” Harapnya.

 

Kami masih mencoba menghubungi pihak-pihak terkait di antaranya SPPG dan SPPI Dampur MBG kampung juhut desa pada suka,uangkapnya

 

Mad/Jul

Wartawan: Nasional

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *