P3KLBIJ Gelar Workshop Wirausaha: Angkat Keripik Pisang Daun Kelor Jadi Produk Kreatif dan Sehat

DK86- BREAKING NEWS

Maluku Tengah, 23 Agustus 2025 – DelikKasus86.com. – Perkumpulan Pengembang dan Pelestari Kearifan Lokal Bumi Indonesia Jaya (P3KLBIJ) menggelar workshop pelatihan bisnis dan wirausaha dengan mengusung tema “Menjaga Kearifan Lokal dan Mengembangkan Kreativitas untuk Pelaku Usaha.”

Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat Dewan Pengurus Pusat (DPP) P3KLBIJ, Perumahan BTN Waitatiri, Jalan Suli Salahutu Blok A3 No. 2, Kabupaten Maluku Tengah. Workshop menghadirkan narasumber Dr. (Cand.) Yashmin Seiff, SH., MBA., AESTH., DIPL., M.Kn., Mikhael Malaihollo, dan Mewy Rozary Hutauruk.

Fokus pelatihan kali ini adalah pengolahan keripik pisang daun kelor, sebuah inovasi kuliner yang tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan. Daun kelor dikenal kaya manfaat, dan melalui olahan ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi anak-anak maupun keluarga yang kurang menyukai sayuran, sekaligus membuka peluang usaha baru.

“Keripik pisang ini bukan sekadar camilan, tetapi produk dengan nilai gizi tinggi yang bisa dipasarkan hingga mancanegara. Pelatihan ini juga untuk memotivasi ibu-ibu rumah tangga dan remaja agar mampu berwirausaha, menambah penghasilan, serta memperkuat ekonomi keluarga,” jelas Ketua Umum P3KLBIJ, Dr. (Cand.) Yashmin Seiff.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi keluarga melalui usaha kecil seperti ini juga dapat menekan angka pengangguran, mengurangi potensi perselisihan rumah tangga, serta mewujudkan keluarga tangguh dengan ekonomi yang lebih baik.

Workshop ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, S.T., M.Si., Ketua RT setempat, serta pengurus DPP P3KLBIJ Ir. Puji bersama istri. Acara juga disiarkan secara langsung melalui akun TikTok Bumi Indonesia Jaya yang ditonton hingga ke Jepang, Selandia Baru, Irlandia, dan berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri para pengrajin lokal, seperti pengrajin kerang dari Suli dan pengrajin tenun dari Tanimbar, yang ikut memperkuat semangat menjaga kearifan lokal.

Ke depan, P3KLBIJ berkomitmen menggelar pelatihan serupa dua minggu sekali secara gratis untuk mendorong masyarakat menghasilkan produk yang higienis, bermanfaat, dan bernilai jual tinggi. Organisasi ini juga menargetkan perluasan jaringan hingga ke 38 provinsi di Indonesia, dengan beberapa wilayah seperti NTT, Riau, Bali, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, dan Maluku telah memiliki koordinator wilayah.

Visi kami adalah menjaga kearifan lokal bumi Indonesia, baik kuliner, budaya, maupun tradisi, agar tetap lestari sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutup Yashmin Seiff.

Pewarta : Mikhael

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *