SMP St. Paulus Pogon Resmi Menjadi Sekolah Negeri, Tonggak Baru Pendidikan di Desa Pogon

DK86- BREAKING NEWS

Maumere, DelikKasus86. Com., — Pemerintah Kabupaten Sikka resmi menetapkan SMP St. Paulus Pogon sebagai SMP Negeri 50 St. Paulus Pogon melalui penyerahan Surat Keputusan Bupati Sikka dalam sebuah upacara adat yang berlangsung khidmat di Wolontibang, Desa Pogon, Kecamatan Waigete.

Penetapan status baru ini menegaskan komitmen Pemkab Sikka dalam memperluas akses pendidikan, terutama bagi masyarakat wilayah pedesaan. Upacara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, tokoh adat, serta pihak yayasan pendidikan, di antaranya Kadis PKO Sikka Germanus Tolong, S.Sos; Kadis Kominfo Very Awales; Kadis PMD Lambertus Sol Ketemu, SE; Ketua Yayasan Wisung Eko Mitang Ny. Firmina Sedo Mitang; para kepala desa, kepala sekolah, dan tokoh masyarakat Kecamatan Waigete.

Dalam acara seremoni peresmian, Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, menegaskan bahwa perubahan status sekolah ini merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Hadirnya SMP Negeri 50 di Pogon adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan belajar yang layak, tanpa halangan jarak atau biaya,” ujar Wabup kamis 27/11/2025 siang tadi. 

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi oleh kolaborasi seluruh unsur masyarakat.

Sekolah ini akan maju jika kita semua ikut terlibat. Saya mengajak masyarakat Pogon untuk terus mendukung perkembangan sekolah ini.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Simon menyampaikan apresiasi kepada keluarga alm. Drs. Sosimus Mitang, sosok yang dinilai memiliki peran penting dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi anak-anak Pogon.

Beliau adalah pionir yang melihat kebutuhan pendidikan di Pogon. Dedikasi beliau menjadi fondasi berdirinya sekolah ini,” ungkap Wabup.

Dilain pihak Ketua Yayasan Wisung Eko Mitang, Ny. Firmina Sedo Mitang, menceritakan bahwa SMP St. Paulus Pogon lahir dari keprihatinan melihat anak-anak Pogon harus berjalan jauh untuk menempuh pendidikan tingkat SMP.

Ada yang berjalan kaki sangat jauh setiap hari. Dari situlah muncul tekad untuk menghadirkan sekolah yang lebih dekat dan layak bagi anak-anak,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa perubahan status menjadi sekolah negeri adalah berkat dukungan pemerintah dan merupakan kabar gembira bagi seluruh masyarakat.

Dengan menjadi sekolah negeri, kami yakin fasilitas dan layanan pendidikan akan semakin meningkat,” ujarnya.

Ditambahkan dengan NPSN 69974971, SMP Negeri 50 St. Paulus Pogon kini memasuki babak baru sebagai bagian dari sistem pendidikan formal pemerintah. Pengalihan status ini diharapkan memperkuat kualitas pembelajaran, pemerataan akses, serta menjadi pusat pengembangan generasi muda di wilayah Pogon dan sekitarnya,”tutupnya.

Sumber : Dinas Kominfo Sikka

Penulis : Jusuf Porwaila S.H.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *