Ambon, Maluku, DekikKasus86. Com. – Rombongan Staf Khusus Kepresidenan Republik Indonesia ( RI) melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting ( DASHAT ) di desa Hunuth, kecamatan Teluk Dalam Baguala, kota Ambon kamis 19/6/2025 kemarin.
Staf Khusus Kepresidenan Republik Indonesia yang terdiri dari, Dr. Zahera Mega Utama, Udyiana Mulyadin, Adhyatma Primananda, dan Yulianah, serta Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan Kemendukbangga/BKKBN, Lisna Prihantini,S.Psi.,M.Si., didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo,M.Si., dan Kepala Dinas PPKB Kota Ambon, Ir. J.W. Patty,M.Si.,
Kepala Desa Hunuth Yondry Victhor Kappuw kepada media ini kamis 19/6/2025 kemarin mengatakan , peninjauan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) Desa Hunuth dalam rangka pemantauan pelaksanaan penanganan stunting melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) khususnya didesa Hunuth.
“Kehadiran mereka ke Ambon itu dalam rangka mereka mau melihat secara langsung DASHAT di kota Ambon ini apakah pengelolaannya sudah sesuai dengan petunjuk dari Pusat, dan apakah DASHAT ini bisa dijadikan tempat atau dapur yang layak untuk masakan makanan anak anak stunting atau yang beresiko stunting,” ujar Kadis PPKB Kota Ambon kata Yondry.
Tambah Yondry, Program DASHAT merupakan salah satu strategi kunci pemerintah dalam upaya penanggulangan dan percepatan penurunan prevalensi stunting menuju Indonesia Emas 2045.Saat melakukan diskusi dengan Kader Posyandu yang mengelola DASHAT, seputar menu makanan, aksesibilitas bahan pangan, sarana pendukung pengelolaan DASHAT serta kendala dan tantangan yang dihadapi, apresiasi dari Stafsus Kepresidenan kepada kader posyandu sebagai bentuk dukungan dalam melakukan tugas pelayanan karena sesuai data Puskesmas Poka Rumah Tiga, desa Hunuth sampai dengan bulan Juni 2025, tidak ada anak yang stunting., ” tutupnya.
Penulis : Jusuf Porwaila S















Users Today : 499
Users Yesterday : 206
Users Last 7 days : 3421
Users This Month : 7532