Indramayu, Delikkasus86.com — Guna menyambut Panen Raya Padi di Musim Tanam Pertama (MT1), Pemerintah Desa (Pemdes) Nunuk menggelar Upacara Adat Mapag Sri sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang mulai dinikmati para petani setempat.
Acara Mapag Sri tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Balai Desa Nunuk, Kecamatan Lelea, kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (19/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat ini dihadiri oleh Camat Lelea Atang Suwandi, S.STP., M.Si., Kuwu Desa Nunuk Andi Purnomo, Plt. Kasi Kesos Kasari, S.I.P., Babinsa Koramil 1612/Lelea H. Zaenal, Bhabinkantibmas Desa Nunuk Unang Widar Wanto, Koordinator BPP Kecamatan Lelea Tri Suseno, S.P., Unsur Forkopimpcam Lelea, Perangkat Pamong Desa, tokoh masyarakat, dan para petani setempat.
Tradisi Mapag Sri sendiri merupakan kearifan lokal yang masih dijaga, sebagai simbol penghormatan terhadap Sang Maha Kuasa di dalam mensyukuri atas hasil bumi dan harapan agar panen berjalan lancar serta melimpah.
Dalam sambutannya, Camat Lelea Atang Suwandi, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa, “Kami sangat mengapresiasi atas kegiatan ini, karena secara tak langsung Mapag Sri tersebut selalu di jaga serta dijadikan suatu adat istiadat di dalam menghargai atas karunia darinya,” katanya.
Sementara itu ditempat yang sama, Kuwu Desa Nunuk, Andi Purnomo juga menyampaikan bahwa, “melaui Upacara Adat Mapag Sri ini, mudah-mudahan Kita semua mendapatkan hasil panen yang baik, bagus, dan cukup. Disamping itu pula, Kita mengucapkan syukur atas semua nikmat-Nya karena sebentar lagi akan melaksanakan Panen Padi pada Musim Tanam Pertama (MT1),” ujarnya.
Selain do’a bersama, kegiatan juga diisi dengan berbagai rangkaian acara adat yang menambah semarak suasana dengan pergelaran Sandiwara Bina Remaja Indah, yang dipimpin langsung Kang Uus Kusnara dari Desa Majasih, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Warga tampak antusias mengikuti tradisi yang telah turun-temurun tersebut.
Dengan digelarnya Mapag Sri, diharapkan semangat gotong royong dan pelestarian budaya lokal terus terjaga di tengah perkembangan zaman. (kmd)















Users Today : 439
Users Yesterday : 562
Users Last 7 days : 3729
Users This Month : 12738