Delikkasus86 com lebak – Apresiasi datang dari para aktivis di wilayah Maja, Kabupaten Lebak, Banten, terhadap langkah cepat, H.Suryadi, Ketua GEMPAR DPC Kabupaten Lebak dalam menyikapi jadwal kehadiran ahli gizi dan tenaga akuntansi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yayasan mitra Wahid kebumen Sangiang Satu.
Menurut para aktivis, kehadiran dua tenaga inti tersebut sangat krusial untuk menjamin keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini berjalan di wilayah Lebak.
“Kami mengapresiasi respon dan kepedulian Ketua GEMPAR DPC Lebak. H, Suryadi, Penertiban jadwal ahli gizi dan akuntan di SPPG Sangiang Satu adalah bentuk komitmen agar program MBG benar-benar tepat sasaran, bergizi, dan akuntabel” ujar salah satu perwakilan Aktivis Maja, Sabtu (8/8/2026).
Di setiap SPPG, BGN menempatkan 1 ahli gizi dan 1 tenaga akuntansi yang bertugas memastikan menu makanan sesuai standar gizi serta laporan keuangan dapur berjalan transparan. Hal ini sejalan dengan upaya Badan Gizi Nasional Kabupaten Lebak yang terus mengoptimalkan pengawasan terhadap 31 SPPG yang beroperasi di wilayah tersebut.
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Lebak sebelumnya menyampaikan bahwa hingga saat ini pelaksanaan MBG di Lebak berjalan lancar, aman, dan belum ditemukan kasus keracunan pada penerima manfaat.
“Dengan adanya penegasan jadwal kehadiran ahli gizi dan akuntansi, kami berharap kualitas makanan semakin terjaga dan tidak ada celah dalam pengelolaan anggaran,” tambah aktivis Maja.
Program MBG melalui SPPG sendiri tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi bagi pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal karena menyerap puluhan tenaga kerja di setiap dapur.
Para aktivis berharap langkah yang diambil Ketua GEMPAR DPC Lebak ini bisa menjadi contoh bagi SPPG lain di Kabupaten Lebak agar seluruh tenaga inti hadir sesuai jadwal dan fungsi.Ungkapnya
















Users Today : 170
Users Yesterday : 717
Users Last 7 days : 5396
Users This Month : 5396