BITUNG – DELIKKASUS86.COM – Aksi damai yang digelar Aliansi Bitung Bergerak di depan kantor DPRD Kota Bitung, Rabu (3/9/2025), berlangsung tertib dan penuh keakraban. Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H, memimpin langsung jalannya pengamanan dengan pendekatan humanis.
Pejabat Kepolisian yang hadir:
Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum
Dir Intelkam Polda Sulut Kombes Pol Sugeng Prayitno
Ka SPN Polda Sulut Kombes Pol Sucahyo Hadi, S.I.K., M.H.
Dir Krimsus Polda Sulut Kombes Pol FX. Winardi Prabowo, S.I.K., M.H.
Dansat Brimob Polda Sulut Kombes Pol Agung Anggoro, S.I.K., M.H.
Forkopimda Kota Bitung yang hadir:
Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E.
Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka
Ketua DPRD Kota Bitung Vivie Jeanet Ganap, S.E.
Sedikitnya 807 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP diterjunkan. Sejumlah ormas juga ikut membantu memastikan jalannya aksi tetap aman dan kondusif.
Suasana hangat langsung terasa ketika Kapolres bersama anggota Polres Bitung menyambut peserta aksi dengan ramah. Bahkan, aparat membagikan kue dan air mineral kepada massa yang hadir. Sambutan tersebut menuai apresiasi dan ucapan terima kasih dari para peserta aksi.
Di depan gerbang DPRD, massa disambut Ketua DPRD bersama anggota dewan. Setelah dilakukan negosiasi, perwakilan pengunjuk rasa dipersilakan masuk ke gedung DPRD untuk menyampaikan aspirasi. Hasil kesepakatan kemudian dibacakan dan ditandatangani bersama oleh Ketua DPRD, Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta unsur Forkopimda.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai menyampaikan apresiasi atas tertibnya jalannya aksi. Menurutnya, kondisi ini bisa menjadi contoh positif bagi daerah lain.
“Ternyata tidak sesuai dengan prediksi. Begitu damai Kota Bitung ini. Kami dari Kepolisian sudah mempersiapkan pengamanan dengan matang, namun jalannya aksi sungguh luar biasa tertib dan penuh kedamaian,” ungkapnya.
Ia menegaskan, menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara. Namun, jika dilakukan dengan damai dan tertib, hasilnya akan lebih indah dan bermanfaat bagi semua pihak.
“Menyampaikan aspirasi itu boleh, tapi dengan cara damai jauh lebih baik. Aparat juga bisa lebih fokus menjaga keamanan tanpa gesekan,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Kapolres menyampaikan permohonan maaf jika masih ada hal-hal yang dirasa kurang berkenan selama pengamanan. Ia menekankan pentingnya komunikasi antara aparat dan masyarakat untuk meminimalisir potensi gesekan.
“Kalau kita berkomunikasi dengan baik, maka kita bisa mengeliminir kemungkinan atau risiko terbesar,” tegasnya.
Kapolres juga berharap seluruh peserta aksi dapat kembali ke rumah dengan selamat.
“Saya berharap semua peserta aksi dapat kembali berkumpul dengan keluarga tercinta dalam keadaan aman,” tutupnya.
Aksi damai ini membuktikan bahwa Bitung bisa menjadi teladan dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan kebersamaan di tengah perbedaan aspirasi.
( Tampilang )















Users Today : 368
Users Yesterday : 1163
Users Last 7 days : 4346
Users This Month : 5846