Menjawab Kritik dengan Fakta: Capaian Strategis 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Safriadi Oyon di Aceh Singkil

DK86- BREAKING NEWS

Aceh Singkil | delikkasus86.com ~ Menanggapi aksi unjuk rasa yang digelar oleh Forum Masyarakat Menggugat (FORMAT) pada Selasa (10/3/2026), Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil memaparkan catatan komprehensif mengenai capaian pembangunan selama satu tahun masa kepemimpinan Bupati H. Safriadi Oyon, SH.

Meski sempat terjadi desakan pertanyaan dari massa aksi yang membuat pemaparan terhambat di lapangan, Pemkab Aceh Singkil merilis data akurat mengenai realisasi kerja periode 14 Februari 2025 hingga 14 Februari 2026. Berikut adalah rincian capaian nyata di berbagai sektor utama:

1. Transformasi Infrastruktur dan Konektivitas
Dalam setahun terakhir, fokus utama tertuju pada pembukaan akses dan perbaikan jalan strategis:
Aksesibilitas: Pembangunan jalan Singkil – Kuala Baru sepanjang 4 Km.
Pemulihan Ekonomi: Rekonstruksi Jalan Handel Singkohor sepanjang 6 Km dengan investasi sebesar Rp24 Miliar.
Konektivitas Wilayah: Pembangunan Jembatan Trans 26 dan Jembatan Asantola, serta pemeliharaan rutin jalan jalur dua Rimo.
Modernisasi: Pemasangan Lampu Jalan (PJU) di titik-titik vital dan pengusulan proyek strategis ke Bappenas serta kementerian terkait.

2. Respons Cepat Tanggap Bencana
Pemerintah berhasil menunjukkan kinerja cepat dalam penanganan pasca-bencana:
Rehabilitasi infrastruktur darurat, termasuk pembangunan jembatan bailey.
Penyaluran bantuan perbaikan rumah bagi korban terdampak.
Mobilitas Evakuasi: Pengadaan 2 unit speedboat, penyelamatan dan kendaraan operasional pickup.
Kunjungan kerja Wakil Presiden RI sebagai bentuk koordinasi pusat-daerah dalam peninjauan bencana.

3. Lompatan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan
Data BPS 2025 mencatat peningkatan signifikan pada Indeks Pembangunan Manusia:
Pendidikan: Harapan Lama Sekolah meningkat menjadi 14,37 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah naik menjadi 9,05 tahun. Selain itu, dilakukan rehab besar-besaran gedung sekolah melalui dana Revit.
Kesehatan: Keberhasilan mencabut status Kondisi Luar Biasa (KLB) Malaria.
Fasilitas Medis: Pengadaan 2 unit Ambulans Laut dan 2 unit Ambulans Darat.
Prestasi: Meraih penghargaan Total Coverage, dari BPJS Kesehatan dan penghargaan ODF (Open Defecation Free) dari Gubernur Aceh.

4. Penguatan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan
Salah satu pencapaian paling krusial adalah penurunan angka kemiskinan yang tajam:
Data BPS 2025: Persentase penduduk miskin turun drastis dari 19,06% (2024) menjadi 17,07% (2025).
Reformasi Birokrasi: Kenaikan nilai SAKIP menjadi predikat B dan peningkatan indeks Reformasi Birokrasi ke angka 66,27.
SDM: Pelantikan dan kepastian penggajian bagi 1.689 orang ASN P3K.

5. Program Strategis Nasional (Dapur MBG & Koperasi)
Aceh Singkil menjadi pionir dalam mendukung program nasional:
Makan Bergizi Gratis (MBG): Mengelola 3 titik dapur APBN, 20 titik melalui investor (skema SPPG 3T), dan 23 titik skema Aglomerasi yang sudah mulai beroperasi.
Sekolah Rakyat (SR): Rintisan SR di Suro dan persiapan pembangunan SR Bukit Harapan yang diproyeksikan menjadi yang terbesar di Aceh.
Ekonomi Desa: Pembentukan Badan Usaha Koperasi Desa Merah Putih di seluruh kampong (desa) dengan 80 gerai yang sudah terbangun.

6. Sektor Pertanian dan Perikanan
Realisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan pembagian 34.000 bibit sawit unggul kepada masyarakat.
Pengusulan program Kampung Nelayan Merah Putih di dua lokasi strategis untuk memperkuat ekonomi pesisir.

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan bentuk komitmen nyata Bupati Safriadi Oyon dalam menjawab amanah rakyat. Meski tantangan di lapangan tetap ada, data menunjukkan arah pembangunan yang berada pada jalur yang benar demi kesejahteraan masyarakat Aceh Singkil.{*}

Reporter Aceh Singkil:Khalikul Sakda.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *