EMPAT LAWANG || Delikkasus86.com — Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi nasional, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang terus bergerak memperkuat ketahanan keluarga. Melalui Kementrian Sosial, kolaborasi strategis dilakukan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) serta aksi nyata Labelisasi Rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Desa Padang Burnai, Kecamatan Muara Pinang, Rabu (07/01/2026).
Kegiatan yang berpusat di Aula Kantor Desa Padang Burnai ini dihadiri langsung oleh perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang,
Heni Pebriani.S.psi., bersama Timkor BSP dan Pendamping PKH Kecamatan, Sabrani. Sinergi ini disambut hangat oleh Ketua TP-PKK Desa Padang Burnai sebagai bentuk komitmen bersama membangun desa.
P2K2 bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan instrumen negara dalam mengintervensi perubahan perilaku masyarakat. Program ini membekali KPM dengan edukasi komprehensif mulai dari pengasuhan anak, kesehatan, hingga manajemen keuangan rumah tangga.
“Negara hadir bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga pengetahuan. Kita ingin mendorong perubahan perilaku agar masyarakat lebih berdaya, mampu mengelola ekonomi secara mandiri, dan menjamin kesejahteraan sosial keluarga tanpa ketergantungan abadi pada bantuan,” tegas Heni di hadapan para peserta.
Langkah berani diambil dengan melakukan labelisasi di rumah-rumah penerima manfaat. Aksi ini merupakan upaya pemutakhiran data yang transparan sekaligus instrumen untuk memastikan keadilan sosial tepat sasaran.
Labelisasi ini bertujuan agar bantuan negara benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.
Heni Pebriani.S.psi., menegaskan bahwa bagi keluarga yang ekonominya telah membaik, diharapkan memiliki kesadaran nasional untuk mundur secara sukarela (graduasi mandiri).
“Kemandirian adalah martabat. Sambung nya Ibrahim, S.Pd ,,Kita mendorong warga yang sudah mampu untuk memberi kesempatan bagi saudara kita lainnya yang lebih membutuhkan. Inilah esensi gotong-royong dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya.
Waspada Kesehatan di Tengah Perubahan Iklim. Selain fokus pada ekonomi, tim juga memberikan peringatan keras terkait ancaman kesehatan akibat cuaca ekstrem. Di tengah perubahan iklim yang tidak menentu, warga diimbau untuk rutin mengontrol kesehatan di Poskesdes atau kantor desa.
“Kekuatan sebuah negara dimulai dari rakyat yang sehat. Kami meminta warga waspada terhadap penyakit menular dan demam yang rentan menyerang anak usia dini. Manfaatkan bantuan yang ada untuk pemenuhan gizi, bukan untuk hal-hal konsumtif,” tegas Sabrani, Pendamping PKH Muara Pinang.
Melalui kegiatan ini, Desa Padang Burnai diharapkan menjadi pilot project transformasi sosial, di mana masyarakat tidak lagi hanya menjadi objek bantuan, melainkan subjek pembangunan yang aktif, sehat, dan mandiri secara ekonomi demi memperkuat kedaulatan bangsa.
DK86: Amir Makmun, ST., C.I.L.J















Users Today : 533
Users Yesterday : 574
Users Last 7 days : 4685
Users This Month : 12750