Nagekeo Jadi Model Implementasi Metode GASING, Wabup Gonzalo Hadiri Rapat Bersama Luhut dan Prof. Yohanes Surya

DK86- BREAKING NEWS

BALI, Delikkasus86.com – Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, menghadiri rapat implementasi Metode Pembelajaran GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) serta penguatan pembelajaran fisika di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berlangsung di The St. Regis Bali Resort, Kamis (16/07/2026).

Rapat strategis tersebut dihadiri oleh Staf Khusus Presiden sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, Prof. Yohanes Surya beserta jajaran Dewan Ekonomi Nasional, serta Direktur Utama PT Telkomsel, Nugroho, bersama jajaran Telkomsel. Pertemuan membahas penguatan literasi, numerasi, peningkatan kapasitas guru, serta pengembangan perpustakaan sekolah dengan fokus utama pada implementasi Metode GASING.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Nagekeo didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo.

Kabupaten Nagekeo menjadi salah satu dari tujuh kabupaten di NTT yang diundang mengikuti pertemuan tersebut. Kehadiran Nagekeo didasarkan pada keberhasilannya, bersama Kabupaten Manggarai, dalam mengimplementasikan Program GASING sejak tahun 2024, khususnya pada materi operasi hitung dasar, meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Keberhasilan tersebut menjadikan Nagekeo dan Manggarai sebagai daerah percontohan bagi lima kabupaten lainnya dalam penerapan Metode GASING. Selanjutnya, program akan memasuki tahap lanjutan dengan materi yang lebih kompleks, seperti pecahan dan konsep-konsep matematika lainnya.

Dalam arahannya, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Program GASING, khususnya untuk pembelajaran matematika dan fisika, akan diperluas pelaksanaannya di Provinsi NTT melalui Yayasan Pro Surya dengan dukungan penuh dari PT Telkomsel.

Sementara itu, Prof. Yohanes Surya menjelaskan bahwa seluruh guru SD dan SMP di daerah sasaran akan mengikuti pelatihan intensif bersama perwakilan siswa dari setiap sekolah. Di sisi lain, PT Telkomsel akan mendukung pelaksanaan program melalui sistem monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan efektivitas implementasi di lapangan.

Program ini akan dilaksanakan dalam lima tahap, dengan durasi pelatihan selama 15 hari pada setiap tahap. Pada akhir program akan dilakukan evaluasi menyeluruh untuk mengukur peningkatan minat belajar, kemampuan numerasi peserta didik, serta kompetensi guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif, mudah dipahami, dan menyenangkan.

Melalui program ini diharapkan kualitas pembelajaran matematika dan fisika di Nusa Tenggara Timur semakin meningkat, sekaligus melahirkan generasi yang memiliki kemampuan numerasi yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan pembangunan di masa depan. (Gus B. Daga)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *