SUKABUMI – Dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah, Padepokan Silatul Rasa menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu di Kampung Tapos RT 004/RW 003, Desa Cipanengah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.20 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Padepokan Silatul Rasa, Abah Ujang, bersama para jamaah. Acara turut dihadiri tokoh masyarakat, para donatur, pemuda setempat, serta warga yang memberikan dukungan demi suksesnya kegiatan sosial dan keagamaan tersebut.
Dalam kegiatan ini, sekitar 150 anak yatim piatu dari wilayah Desa Cipanengah dan sekitarnya menerima santunan berupa uang tunai, paket kebutuhan pokok, serta bantuan lainnya yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka.
Abah Ujang mengatakan bahwa santunan anak yatim merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial Padepokan Silatul Rasa kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Momentum 10 Muharam menjadi waktu yang penuh keberkahan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Abah Ujang.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penerima serta menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, tausiyah keagamaan, dan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Para jamaah dan masyarakat yang hadir juga turut memanjatkan doa agar anak-anak yatim piatu senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta masa depan yang lebih baik dan penuh keberkahan.
Tokoh masyarakat setempat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, santunan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud kasih sayang, perhatian, dan motivasi bagi anak-anak yatim untuk terus semangat menjalani kehidupan.
Selain sebagai kegiatan sosial, acara ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara jamaah, tokoh agama, tokoh masyarakat, para donatur, dan seluruh warga yang hadir. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menebarkan kebaikan dan membantu sesama.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai. Panitia berharap program santunan anak yatim piatu ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta upaya memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan di Kabupaten Sukabumi.
Robby s
















Users Today : 517
Users Yesterday : 422
Users Last 7 days : 3501
Users This Month : 1339