SUKABUMI – Pemerintah Desa Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi terus memperkuat arah pembangunan desa melalui pemetaan potensi multi-sektor sebagai langkah strategis mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing.
Kepala Desa Parungkuda, Didih Jaenudin, menegaskan bahwa paradigma pembangunan desa harus terus berkembang. Menurutnya, desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus mampu tampil sebagai subjek yang melahirkan inovasi, memperkuat perekonomian lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam upaya tersebut, Pemerintah Desa Parungkuda menetapkan tiga sektor prioritas yang menjadi fokus pengembangan, yakni penguatan sektor agrobisnis terpadu, revitalisasi UMKM dan industri kreatif, serta optimalisasi potensi geografis desa.
Pada sektor agrobisnis terpadu, pemerintah desa akan mengoptimalkan lahan pertanian melalui penerapan teknologi pertanian modern (smart farming), peningkatan kapasitas petani melalui penyuluhan, serta pengembangan komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sementara itu, pada sektor UMKM dan industri kreatif, Pemdes Parungkuda mendorong pelaku usaha lokal untuk bertransformasi secara digital. Berbagai produk unggulan masyarakat diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan platform e-commerce, peningkatan kualitas produk, hingga penguatan promosi berbasis teknologi informasi.
Selain itu, letak geografis Desa Parungkuda yang berada di jalur strategis penghubung Sukabumi–Bogor dinilai menjadi peluang besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Pemerintah desa berencana mengembangkan kawasan tersebut sebagai pusat logistik, rest area, dan sentra ekonomi masyarakat yang mampu membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan warga.
“Intinya, tiga pilar tersebut akan menjadi garda terdepan pembangunan Desa Parungkuda. Pemerintah desa juga telah menyusun matriks fokus pengembangan jangka pendek dan jangka menengah sebagai pedoman pelaksanaan program pembangunan,” ujar Kepala Desa Parungkuda, Didih Jaenudin, Kamis (4/6/2026).
Lebih lanjut, Didih menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan, pelaku usaha, kelompok tani, hingga generasi muda agar setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.
Dengan pemetaan potensi yang lebih terarah, Pemerintah Desa Parungkuda optimistis mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif, meningkatkan daya saing daerah, memperluas peluang investasi, serta mewujudkan Desa Parungkuda sebagai desa mandiri yang mampu menjadi contoh pembangunan berbasis potensi lokal di Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Robby Supriatna
















Users Today : 479
Users Yesterday : 422
Users Last 7 days : 3463
Users This Month : 1301