DELİKKASUS86.COM, KABUPATEN BEKASI — Kantor Bersama Samsat Kabupaten Bekasi mencatat pencapaian penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp2,58 miliar. Angka tersebut diraih berkat kombinasi optimalisasi pelayanan publik, beragam inovasi layanan, serta upaya penegakan hukum yang dilakukan secara berkelanjutan.
Berbagai jalur layanan diperluas untuk mendekatkan akses kepada masyarakat. Selain kantor induk, warga dapat membayar pajak melalui Samsat Keliling, Samsat Corner, Mal Pelayanan Publik, hingga platform digital E-Samsat. Keberagaman saluran ini ditujukan agar wajib pajak dari berbagai wilayah dan latar belakang dapat terlayani dengan baik.
Kepala Unit Samsat Kabupaten Bekasi, AKP Resi Ratuleni, S.H., menyatakan bahwa seluruh upaya yang dilakukan berfokus pada kemudahan dan transparansi bagi masyarakat. “Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan profesional agar masyarakat semakin nyaman dalam mengurus administrasi kendaraan maupun membayar pajak tepat waktu,” ujarnya melalui pesan seluler.
Berbagai inovasi layanan pun dikembangkan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya adalah Samkopi dan Samkopdes, program cicilan pajak kendaraan bermotor melalui koperasi industri dan koperasi desa yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Desa Sukasari, Sukaresmi, Serang, hingga Pasir Gombong. Program ini dirancang untuk meringankan beban pekerja pabrik serta masyarakat pedesaan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Kemudahan administrasi juga diberikan dalam persyaratan pengurusan pajak. Kini, pembayaran pajak tahunan cukup melampirkan KTP pemegang saat ini beserta STNK asli, tanpa perlu menyertakan KTP pemilik pertama. Langkah ini diharapkan dapat memangkas birokrasi dan mempercepat proses pelayanan.
Sebagai bentuk apresiasi bagi ketaatan wajib pajak, Samsat Kabupaten Bekasi memberikan paket sembako gratis dan kupon undian bagi lima orang wajib pajak pertama setiap harinya yang membayar pajak lima tahunan tanpa tunggakan secara berturut-turut.
Peningkatan kenyamanan fasilitas publik juga menjadi perhatian. Ruang tunggu yang representatif, area bermain anak, ruang laktasi, serta akses khusus ramah disabilitas kini tersedia untuk menunjang kenyamanan masyarakat saat berurusan di loket pelayanan.
Selain pendekatan pelayanan, Samsat Kabupaten Bekasi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Polres Metro Bekasi serta instansi terkait juga menggencarkan operasi gabungan di jalan raya. Dalam razia terbaru, petugas memeriksa 110 kendaraan roda dua dan 64 kendaraan roda empat. Sebagian pelanggar yang tertangkap langsung memanfaatkan layanan pembayaran di tempat melalui unit Samsat Keliling.
Kombinasi antara pelayanan yang humanis, inovasi yang merakyat, serta penegakan hukum yang konsisten mendapat respon positif dari masyarakat. Strategi “jemput bola” ini akhirnya membuahkan hasil, dengan total penerimaan PKB yang berhasil dikumpulkan melalui berbagai saluran mencapai Rp2,58 miliar.
(Reporter: Eko Wisanto)
















Users Today : 589
Users Yesterday : 911
Users Last 7 days : 6626
Users This Month : 1500