OGAN ILIR || Delikkasus86. Com – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan konektivitas wilayah pedesaan semakin nyata. Pada Sabtu (7/3/2026), Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. turun langsung memimpin kegiatan Tanam Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 di lahan Serai Indah, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Tak hanya soal pangan, kunjungan kerja ini juga menjadi momentum bersejarah bagi pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan dengan peresmian 57 Jembatan Merah Putih Presisi hasil inisiatif Polda Sumsel.
Kegiatan tanam raya yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menegaskan posisi Polri sebagai pengawal kebijakan strategis pemerintah pusat. Kapolri menegaskan bahwa stabilitas ekonomi nasional berakar dari kesejahteraan petani dan keamanan pangan di tingkat desa.”
Polri memiliki peran penting untuk mengawal program ketahanan pangan hingga ke akar rumput. Dukungan pada sektor pertanian adalah kontribusi nyata kami dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tegas Kapolri.
Sebagai bentuk dukungan konkret, dilakukan pula penyerahan bantuan mesin pipil jagung dan mesin pengering (dryer) kepada kelompok tani, serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui BRI Region 4.
Dalam laporannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memaparkan progres masif pembangunan infrastruktur. Hingga Maret 2026, sebanyak 50 unit jembatan telah tuntas berdiri, sementara 7 unit lainnya sedang dalam tahap finalisasi konstruksi.
Jembatan-jembatan ini hadir sebagai solusi bagi desa-desa yang selama ini terisolasi, memastikan distribusi hasil bumi tidak lagi terhambat oleh akses jalan yang sulit. Selain jembatan, Kapolri juga meresmikan fasilitas publik lainnya seperti Paakri City Park dan Renovasi Grand Kemala.
Dr. Sudaryono (Wamen Pertanian) Komjen Pol Yuda Gustawan (Kabaintelkam) Herman Deru (Gubernur Sumsel)
Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhan (Dirut Bulog) | Mayjen TNI Ujang Darwis (Pangdam II/Sriwijaya) | Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya (Kabid Humas)
Kegiatan ini juga terhubung secara digital melalui video conference dengan wilayah Jawa Barat, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo. Dialog ini menjadi wadah sinkronisasi implementasi program ketahanan pangan nasional di berbagai provinsi agar berjalan selaras.
Menutup rangkaian kegiatan, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menekankan bahwa Polri kini hadir dengan wajah yang lebih humanis dan melayani melalui pendekatan pembangunan.
“Ini adalah bukti bahwa Polri hadir bukan sekadar penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan daerah yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat di pelosok desa,” pungkasnya.
Humas Polres Lahat / Polda Sumsel.
Editor/DK86/Amir Makmun, S.T., C.I.L.J
















Users Today : 66
Users Yesterday : 569
Users Last 7 days : 4787
Users This Month : 12852