Ambon, Maluku, DelikKasus86. Com. – Gereja Protestan Maluku ( GPM) Jemaat Negeri Lama dalam program tahunnya melakukan tindakan peduli lingkungan dengan pembersihan sampah sekaligus kegiatan di pesisir pantai sepanjang wilayah jemaat Negeri lama, kecamatan Teluk Ambon Baguala kota Ambon, sabtu 21/6/ 2025.
Kegiatan aksi peduli lingkungan dan bersih sampah serta konservasi pembersihan sampah pada pesisir pantai itu merupakan program yang dituangkan dalam sidang jemaat yang ke – 40 tahun 2025 lalu.
Antusias warga jemaat dalam kegiatan itu sangat simpati walaupun kota Ambon diguyur hujan , lokasi yang dipakai untuk kegiatan pembersihan sampah itu di halaman depan gereja Maranatha serta lingkungan jemaat sampai di pesisir pantai.

Ketua majelis jemaat Negeri Lama pdt. M. D. Huliselan S. Th., ketika ditemui media ini di sela sela kegiatan pembersihan sampah itu mengatakan, kegiatan ini awalnya sudah dilakukan dengan kampanye tentang sadar sampah akan lingkungan di tempat tinggal, kampanye itu dilakukan dengan pembuatan baleho baleho yang ditempatkan di tempat tempat yang di anggap rawan sampah dalam lingkungan pelayanan jemaat Negeri lama, “ujarnya.
Lanjut Huliselan, kegiatan ini sangat baik bagi jemaat Negeri lama maupun seluruh warga yang ada di kota Ambon, dengan penuh kesadaran untuk tidak membuang sampah sebarang tempat, jangan membuang sampah di dalam got dan di sungai, kita harus bermula dari diri sendiri yang selalu mencintai lingkungan dan mengaja lingkungan dari sampah yang pada akhirnya tidak membuat nyaman akan kesehatan warga jemaat, “tuturnya.
Huliselan berharap, dengan kegiatan yang dilakukan oleh jemaat Negeri lama merupakan langkah maju buat kita semua warga kota Ambon untuk selalu peduli lingkungan dan sampah.

Sementara ditempat yang sama ketua komisi POS yang membidangi kehutanan pembersihan lingkungan dan sampah di pesisir pantai Resky Hully juga mengatakan, kegiatan yang dilakukan itu pada dua titik dengan melibatkan Lima sektor dengan pembagian di halaman gereja Maranatha sampai dengan pesisir pantai dilakukan oleh sektor fison, tigris dan Siloam. Sementara di gereja kasih persaudaraan dilakukan oleh sektor Efrat dan Yarden., sementara ada kegitaan lanjutan akan dilasankan pada bulan Oktober 2025 mendatang., “jelasnya
Penulis : Pieter. B. Porwaila















Users Today : 499
Users Yesterday : 206
Users Last 7 days : 3421
Users This Month : 7532