Luwu Utara,Delikkasus86.com – Kepala Puskesmas (Kapus) Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, kembali menjadi sorotan setelah sejumlah staf mengeluhkan sikap arogansinya. Kapus tersebut disebut kerap melakukan intimidasi terhadap bawahan sehingga menimbulkan suasana kerja yang tidak nyaman.
Informasi yang dihimpun, beberapa tenaga kesehatan, gaya kepemimpinan yang otoriter berdampak pada motivasi kerja di lingkungan puskesmas. “Kami sering ditegur dengan cara yang tidak pantas, bahkan di depan pasien. Itu membuat kami tertekan,” ujar salah seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Terbaru, Seorang pegawai dalam kondisi hamil diduga juga dipecat
oleh Kapus. Dalam potongan video yang dibagikan di salah satu akun facebook nampak ibu tersebut sedang dikerumuni beberapa temannya dalam kondisi menangis. Diduga ibu tersebut mengalami shock mengetahui dirinya dipecat.
Di Puskesmas Baebunta, sejumlah keluhan bermunculan terkait dugaan sikap arogan Kepala Puskesmas terhadap bawahan, bahkan disebut-sebut mencatut nama keluarga Bupati Luwu Utara sebagai tameng kekuasaan.
Kamis (4/9/2025) DPRD Luwu Utara melakukan sidak dari anggota di ruang Kepala Puskesmas Baebunta.
Sidak itu diketahui terkait dengan laporan serupa yang sudah lebih dulu masuk ke dewan.
Pasca-sidak, Kepala Puskesmas Baebunta, Titin Yuandri, SKM, akhirnya buka suara. Ia membantah keras tuduhan mencatut nama keluarga Bupati.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan di Puskesmas, agar kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan publik tetap terjaga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Baebunta maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara belum memberikan keterangan resmi terkait kabar tersebut.
















Users Today : 485
Users Yesterday : 350
Users Last 7 days : 4511
Users This Month : 11561