Pelayanan Personil Polres Lutra Dinilai Buruk

DK86- BREAKING NEWS

𝙇π™ͺ𝙬π™ͺ 𝙐𝙩𝙖𝙧𝙖,π™™π™šπ™‘π™žπ™ π™ π™–π™¨π™ͺ𝙨86.π™˜π™€π™’ β€” Sebuah insiden yang melibatkan seorang anggota kepolisian berseragam lalu lintas menjadi sorotan publik setelah diduga tertidur saat jam pelayanan di ruang Kasium Polres Luwu Utara, Senin 23 Juni 2025, bertepatan dengan perayaan menjelang Hari Bhayangkara ke-79.

Kejadian tersebut diketahui setelah seorang warga mendokumentasikan momen tersebut dan mendapatkan respons kurang bersahabat dari oknum yang bersangkutan.

Anggota polisi lalu lintas berpangkat Aipda, yang diketahui bernama Merson, tertangkap kamera tengah tidur di ruang Kasium saat ada warga yang hendak memasukkan laporan. Warga tersebut, yang merupakan perwakilan Lembaga Hukum dan Informasi (LHI), bernama Iskaruddin, mengaku mendapat respons kurang sopan saat ingin memasukkan persuratan dan berhadapan dengan Aipda Marson di ruang kasi umum .

Aipda Merson (anggota Polres Luwu Utara), Iskaruddin (Kalakhar LHI), dan Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha yang kemudian memberikan tanggapan atas insiden tersebut.

Usai dari Ruang Kasium Polres Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Iskaruddin menyampaikan kekesalannya karena merasa tidak mendapat pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Ia mengaku surat yang ditujukan kepada Kapolres sempat dibuka dan dibaca oleh pihak yang bukan dituju, serta laporan yang disodorkannya tidak mau diterima secara formal.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Nugraha, saat dikonfirmasi menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia berjanji akan menindaklanjuti insiden itu dengan tegas. β€œSilahkan Ke kantor Lagi Pak, Masukkan Suratnya Kami Tunggu,” kata Iskaruddin menirukan respons Kapolres setelah menerima aduan.

Setelah mendapat respon, Iskar LHI dan tim kembali ke Polres selanjunya surat diterima langsung oleh Kapolres Lutra.

“Ini momentum berbahagia bagi Polri karena sedang memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Idealnya pelayanan semakin baik, bukan justru ada kejadian seperti ini,” ujar Iskaruddin.

Upaya Konfirmasi dan Penyeimbangan tim media dari Pihak redaksi telah berupaya menghubungi Aipda Merson untuk meminta klarifikasi, namun hingga berita ini diturunkan belum mendapat respons resmi. Kapolres menyatakan akan memanggil personel terkait untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga etika pelayanan publik, terutama di instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Diharapkan proses klarifikasi internal berjalan transparan demi menjaga citra dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *