DELIKKASUS86. COM || LAHAT – Sinergi antara kritik pedas legislatif dan respons cepat eksekutif mulai membuahkan hasil bagi masyarakat Bumi Seganti Setungguan. Hal ini menyusul peresmian Pengembangan Layanan Dialisis (Cuci Darah) di RSUD Lahat oleh Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi, bersama Wakil Bupati, Widia Ningsih, S.H., M.H., pada Senin (11/05/2026).
Langkah maju di sektor kesehatan ini mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Kaderisasi DPD AKPERSI Sumsel. Ia menilai peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan pemerintah atas urgensi perbaikan layanan publik yang selama ini menjadi sorotan.
Ketua Kaderisasi DPD AKPERSI Sumsel secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap kritikan tajam yang sebelumnya dilontarkan oleh anggota DPRD Lahat, H. Nopran Marjani. Menurutnya, tekanan dari legislatif merupakan “obat” pahit yang diperlukan agar birokrasi bergerak lebih cepat.
“Kami berdiri bersama kepentingan rakyat dan mendukung penuh sikap kritis Bapak Nopran Marjani. Peresmian layanan dialisis ini adalah bukti bahwa kritikan tajam beliau didengar dan ditanggapi serius oleh Bupati serta Wakil Bupati Lahat,” tegasnya.
Meski demikian, AKPERSI Sumsel memberikan catatan bahwa pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Lahat belum sepenuhnya tuntas. “Kita apresiasi langkah ini, meski memang belum semua tuntutan perbaikan terpenuhi. Namun, setidaknya sudah ada progres nyata yang bisa dirasakan langsung oleh pasien cuci darah,” tambahnya.
Lebih jauh, AKPERSI Sumsel mengingatkan bahwa ketersediaan alat medis yang canggih hanyalah satu sisi mata uang. Sisi lainnya yang jauh lebih krusial adalah kualitas SDM yang mengoperasikannya.
“Kami mendesak agar manajemen RSUD Lahat mengutamakan pelayanan yang profesional. Penempatan tenaga medis yang berpengalaman adalah harga mati. Jangan sampai fasilitas sudah dikembangkan, namun pelayanan di lapangan masih mengecewakan atau tidak kompeten. Profesionalisme harus menjadi prioritas utama di atas segalanya,” tegas Ketua Kaderisasi DPD AKPERSI Sumsel.
Dalam sambutannya, Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi menegaskan bahwa pengembangan unit Hemodialisa ini adalah komitmen nyata untuk memperpendek jarak layanan kesehatan bagi warga. Turut hadir dalam peresmian tersebut jajaran pimpinan DPRD Lahat, Sekretaris Daerah, Plt. Direktur RSUD Lahat, serta kepala OPD terkait.
Dengan adanya pengembangan ini, pasien yang membutuhkan cuci darah diharapkan tidak lagi terbebani oleh rujukan ke luar kota, asalkan diiringi dengan standar pelayanan yang prima sebagaimana yang ditekankan oleh berbagai pihak.
“Rilis: DK86/Amir-Akpersi”.
















Users Today : 476
Users Yesterday : 534
Users Last 7 days : 3999
Users This Month : 6383